13 Anggota Polis Bantu Siasatan Berhubung Bocor Maklumat Kes Tahfiz

KUALA LUMPUR – Informasi kebocoran pada tersangka kebakaran di Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah telah mengundang Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) untuk bersaksi melawan 13 anggotanya untuk membantu penyelidikan.

Kepala Investigasi Kriminal Kuala Lumpur Asisten Senior Rusdi Md Isa mengatakan dari semua anggota diambil kemarin sesuai dengan Bagian 203A dari KUHP dan Bagian 233 dari Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia

" Namun, tidak ada penangkapan yang diajukan sehubungan dengan kebocoran informasi kasus ini ," katanya kepada Bernama di sini,

Enam dari tersangka positif obat terlarang dan semuanya didaur ulang selama tujuh hari mulai hari ini untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dalam sebuah konferensi pers khusus kemarin, kepala polisi Kuala Lumpur Datuk Amar Singh Ishar Singh mengatakan bahwa tujuh remaja berusia 11 sampai 18 tahun ditangkap atas kasus kebakaran pusat tahfiz.

Namun, fakta kasus dan informasi tentang penangkapan tersangka dan beberapa foto tersangka beredar di media sosial sebelum konferensi pers berlangsung sekitar pukul 8 malam.

Kamis lalu, 21 siswa dan dua guru bertugas sebagai sipir pusat tahfiz, terbunuh saat asrama yang berada di lantai tiga dibakar pada pukul 5.15.

Sumber: Sinar Harian



lagi info di : edisiviral.com

Post a Comment

0 Comments

loading...