Mantan Yang Dipertuan Agong, Tuanku Abdul Halim Mu’adzam Shah Mangkat Di Istana Anak Bukit

Yang Yang Dipertuan Agong, Sultan Kedah, Tuanku Abdul Halim Mu'adzam Shah, dilaporkan tewas di Istana Anak Bukit sekitar pukul 2.30 malam, menurut Utusan Malaysia.

Menurut laporan tersebut, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh

Menteri Besar, Datuk Seri Ahmad Bashah Md. Hanifah dilaporkan mengadakan konferensi pers tentang hal itu di Wisma Darul Aman siang ini.

Mengutip sebuah laporan The Star [1945905] Seorang pejabat dari MB MB mengatakan Menteri Besar, Ahmad Bashah Md Hanipa diberitahu tentang kematian Sultan begitu tiba di bandara Alor Star dari Kuala Lumpur sekitar pukul 2.40 malam.

Mantan Menteri Kedah Besar Tan Sri Osman Aroff mengatakan bahwa dia sedang dalam perjalanan ke pemakaman Sultan

"Saya sangat sedih mendengar kabar kematian saya, dia adalah penguasa yang paling dicintai," katanya.

Tuanku Abdul Halim mencatat sejarah saat ia menjadi Yang Dipertuan Agong dua kali di tahun 2012 setelah pertama kali di tahun 1970.

Tuanku Abdul Halim mengakhiri posisinya sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-14 pada bulan Desember dan digantikan oleh pemerintah Kelantan, Sultan Muhammad V.

Tuanku Abdul Halim lahir pada tanggal 28 November 1927. Pada tanggal 14 Juli 1958, dia naik tahta Sultan Kedah setelah kematian ayahnya, Sultan Badlishah ibni Almarhum Sultan Abdul Hamid Halim Shah. Ia menjadi Sultan Kedah pada tanggal 20 Februari 1959.

Ia menempuh pendidikan di Sekolah Melayu Titi Gajah dan kemudian pergi ke Universitas Sultan Abdul Hamid di Alor Setar.

Pada tahun 1952, ketika dia menjadi Penguasa Muda Kedah, Tuanku Abdul Halim melanjutkan studinya di Wadham College, Oxford, di London, lulus dari ilmu sosial dan administrasi publik.

Tuanku Abdul Halim menikahi Tuanku Hajah Bahiyah Tuanku Abdul Rahman di 10 Maret 1956, dan diberikan bersama tiga anak perempuan, Tunku Soraya, Tunku Salina dan Tunku Puteri Intan Safinaz. Tunku Salina telah meninggal.

Sultanah Bahiyah wafat pada tahun 2003. Tuanku Abdul Halim menikahi Che Puan Hajah Haminah Hamidun pada tanggal 25 Desember 1975, dan Yang Mulia diresmikan sebagai Sultan Baru Kedah pada tanggal 9 Januari 2004, dengan gelar Tuanku Sultanah Hajah Haminah. – Siakapkeli.my



lagi info di : edisiviral.com

Post a Comment

0 Comments

loading...